Pontianak, 25 September 2025 — Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Muhammadiyah Pontianak sukses menyelenggarakan kuliah umum bertema “Heterosiklik Aromatik dan Nonaromatik†secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bapak Nurcahyo Imam Prakoso, S.Si., M.Sc., Ph.D., dosen dari Program Studi Kimia Universitas Islam Indonesia (UII), yang merupakan pakar di bidang kimia organik heterosiklik.
Kegiatan dibuka oleh Dr. Dini Hadiarti, S.Si., M.Sc. selaku dosen pengampu mata kuliah Kimia Heterosiklik, kemudian dilanjutkan sambutan resmi oleh Dr. Fitriani, S.Si., M.Si., M.Sc., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UM Pontianak.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif mengenai kriteria aromatisitas, stabilitas, reaktivitas, dan dinamika molekul pada senyawa heterosiklik, serta membedakan antara senyawa aromatik yang memenuhi aturan Hückel (4n+2 elektron π) dan senyawa nonaromatik yang tidak memenuhi aturan tersebut. Ia juga memaparkan contoh-contoh senyawa heterosiklik aromatik seperti piridin, pirol, furan, dan tiofena yang banyak digunakan dalam sintesis senyawa bioaktif, serta senyawa nonaromatik seperti piperidin dan tetrahidrofuran yang berperan penting dalam industri kimia.
Selain aspek teoritis, pembahasan juga menyoroti aplikasi senyawa heterosiklik dalam bidang industri dan kesehatan, seperti pengembangan katalis hemat energi yang mendukung SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) serta desain senyawa bioaktif untuk pengembangan obat-obatan baru yang mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being). Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Muhammadiyah Pontianak dalam menumbuhkan semangat ilmiah, memperluas wawasan, serta membentuk generasi ilmuwan muda yang inovatif dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat.